Rabu, 09 September 2015

Efek Samping Antibiotik


  1. Infeksi organ intim. Hal ini biasanya terjadi pada wanita, dimana pemakaian antibiotik dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri candida secara berlebih. Dimana bakteri candida adalah sumber dari terjadinya keputihan. Biasanya ditandai dengan munculnya rasa gatal, keputihan, serta bau pada daerah vagina.
  2. Gangguan pencernakan. Hal yang paling umum terjadi akibat mengkonsumsi obat dalam jangka waktu yang panjang adalah terjadinya mual, diare, kram dan nyeri pada perut.
  3. Menimbulkan Alergi. Sebagian orang akan mengalami gejala ini, dimana terjadi gatal-gatal dan pembengkakakn di mulut, bibir dan tenggorokan. Terkadang muncul bintik-bintik pada kulit.
  4. Gangguan fungsi jantung. Gejalanya ditandai dengan merasakan jantung berdebar-debar.
  5. Sakit Kepala
  6. Berkurangnya nafsu makan
  7. Mengganggu sistem kekebalan tubuh. Beberapa jaringan tubuh seperti kulit, selaput lendir, dan usus merupakan tempat berkembang biaknya mikroorganisme dan bakteri yang baik bagi tubuh. Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang dapat memberantas serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme tersebut. Hal tersebut akan berakibat tubuh kekurangan vitamin, terutama vitamin K dan vitamin B12, sehingga berdampak rentannya tubuh terhadap serangan penyakit menular.
  8. Penyakit kuning
  9. Timbulnya masalah pada ginjal
  10. Gangguan pada saraf, Misalnya seseorang akan merasa kesemutan
  11. Menimbulkan efek resistensi pada obat itu sendiri.
    • Terlalu sering mengkonsumsi antibiotik dapat mengakibatkan efek resistensi terhadap jenis obat itu sendiri.
    • Setelah pemakaian obat dihentikan, tidak menutup kemungkinan suatu saat orang tersebut akan terkena kembali penyakit yang sama.
    • Dan pada saat ia mengkonsumsi antibiotik yang sama seperti sebelumnya, ternyata antibiotik itu tidak mempan lagi membantu meredakan sakit yang dideritanya.
    • Akhirnya ia memerlukan antibiotik dengan dosis yang lebih tinggi.
  12. Menimbulkan gangguan penyakit yang lebih serius. Penggunaan antibiotik dalam jangka waktu yang lama perlu diwaspadai, karena dapat menimbulkan gejala-gejala gangguan fungsi organ tubuh yang lebih serius, misalnya,
    • gangguan pada fungsi hati,
    • kerusakan hati,
    • penurunan jumlah produksi sel darah putih,
    • terjadinya gangguan fungsi otak,
    • gangguan fungsi jantung,
    • koma,
    • pembengkakan dan
    • iritasi pada usus besar,
    • Seperti halnya bahaya etanol, kebocoran pada usus bahkan bisa berakibat pada kematian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar